David Beckham

5 Bintang Yang Menyesal Keluar Dari MU

Posted on

Didalam sepak bola, terdapat sejumlah bintang yang cuma berlaga bagi 1 klub dan mengakhiri karir bermain mereka pada klub yang sama. Sementara bintang yang lainnya memilih buat pergi lantaran argumen yang berbeda-beda.

Ada orang yang pergi sebab memburu uang ataupun tidaklah memperoleh peluang berlaga reguler. Sedangkan yang lainnya barangkali memilih referensi baca lagi untuk beralih lantaran mereka mau menjuarai piala yang berbeda-beda di tempat yang lain.

Tetapi, tidaklah semua bintang yang memilih buat hengkang dari klub mereka bakal gemilang di tempat tujuan nya.

MU menjadi salah satu kesebelasan terbesar di dunia sepakbola mempunyai sejumlah bintang hebat yang memutuskan buat hengkang dari Old Trafford. Tetapi beberapa dari mereka lantas menyesal keluar dari klub itu.

Dibawah ini 5 bintang yang memilih keluar dari United dan lantas menyesal usai pergi dari MU.

1. Ruud van Nistelrooy

Ruud van Nistelrooy ialah salah satu penyerang cemerlang yang sempat berlaga buat MU.

Tetapi, kelemahan Belanda cuma bersikap egois di medan pertempuran sebab ia tidak terbiasa membikin assist selain menghasilkan gol.

Keegoisannya mulai artikel sumber kunjungi tautan ini mengecewakan teman setimnya dan kemudian tidak harmonis bersama Cristiano Ronaldo. Ex pemain PSV itu memutuskan keluar dari Old Trafford di 2006 ke Real Madrid. Tetapi, ex bintang dunia Belanda itu tidak berhasil menuai prestasi sama bersama team yang lain.

Van Nistelrooy, yang keluar dari Madrid usai 4 musim ke Hamburg dan lalu Malaga, mengalami periode naik turun semenjak ia keluar dari United.

2. Andy Cole

Andy Cole adalah penyerang yang sangat produktif didalam karirnya, dan duetnya bersama Dwight Yorke di Old Trafford begitu luar biasa.

Tetapi, ex pesepakbola dunia Inggris tersebut tersohor lantaran karakternya yang introvert di United, argumen kenapa ia tidak berhasil berduet bersama bintang yang lain selain Yorke.

Lantas, Cole keluar dari United di tahun 2001 beralih ke Blackburn Rovers, tetapi penampilannya mulai merosot.

Semenjak keluar dari Old Trafford, Cole berlaga buat 8 team termasuk saingan United Manchester City. Namun penyerang Inggris tersebut kunjungi tautan ini selalu didalam performance yang jelek lantaran sempat tidak berhasil menghasilkan 1 gol juga pada Sunderland dan Burnley.

3. David Beckham

Beckham adalah bintang amazing di MU sebab ia merupakan bagian dari pada ‘Class of 92’ yang ngetop.

Ex bintang dunia Inggris tersebut tersohor lantaran umpan silang dan keahlian passingnya, dan tendangan bebas yang melengkung.

Mengingat dia merupakan didikan Sir Alex Ferguson di Old Trafford, di tahun 2003 sang pelatih mengungkapkan jika Beckham telah jadi kabar selengkapnya lebih besar daripada klub.

Beckham memilih keluar dari United di musim panas 2003 buat Real Madrid, bermain di Santiago Bernabeu sepanjang 4 musim.

Dia keluar dari raksasa La Liga pada tahun 2007 buat tim MLS LA Galaxy pada tahun 2007. Namun persisnya tidaklah disangsikan lagi jika karirnya merosot sehabis hengkang dari Old Trafford.

4. Carlos Tevez

Tevez bermain dahsyat di MU dan duetnya bersama Wayne Rooney begitu fantastis.

Tetapi, dari karakter bandel yang dipunyainya, bintang Argentina tersebut tetap tinggal cuma 2 musim di Old Trafford. Semuanya telah mengetahui jika Sir Alex Ferguson kerap menekankan jika tidak ada bintang yang lebih besar daripada klub.

Ex pemain West Ham tersebut beralih ke saingan sekota MU, Manchester City di 2009. Sehabis itu ia meneruskan karirnya di Juventus. Meskipun sanggup menjadi juara liga, Tevez kandas memenangi Liga Champions bersama dengan City dan Juventus.

Titik paling rendah didalam karir Tevez dapat dikatakan ketika berseragam Shanghai Shenhua sehabis balik lagi ke klub kampung halamannya tulisan sangat direferensi Boca Juniors. Meskipun memperoleh bayaran paling tinggi di dunia, Tevez tak kerasan di Tiongkok lalu kemudian kembali ke Boca.

5. Park Ji Sung

Park Ji-Sung ngetop lantaran energinya yang menjadikannya mendominasi lini tengah dan staminanya tidaklah pernah ada habisnya.

Usai peluang berlaga regulernya jadi terbatas di musim terakhir di Old Trafford, Park memilih buat keluar dari United bagi QPR di tahun 2012.

Usai meneken kontrak 2 tahun bersama The Hoops, karir pemilik ‘3 paru-paru’ tersebut merosot begitu cepat.

Di musim keduanya di Loftus Road, QPR tak lagi ada di level paling tinggi dan Park beralih ke PSV dengan status pinjaman.

Setelah masa peminjamannya berakhir pada bulan Mei 2014, Park secara resmi mengumumkan pensiun dari sepakbola.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *